Friday May 27, 2022

Kebiasaan Penyebab Syaraf Terjepit, Hindari Mulai Sekarang

Auto Draft

Saraf terjepit merupakan kondisi yang banyak sekali dialami masyarakat Indonesia. Ada banyak penyebab dari saraf terjepit. Sumber rasa sakitnya yang utama adalah karena adanya bantalan atau cakram pada ruas tulang belakang yang menekan saraf.

Penyebab dari saraf terjepit ini ternyata bisa berasal dari kegiatan kita sehari-hari. Bahkan, mungkin selama ini Anda tidak terlalu menyadari. Bahwa kebiasaan yang Anda lakukan bisa menjadi penyebab timbulnya saraf terjepit.

Karena itu, berikut akan dibahas kebiasaan-kebiasaan yang menjadi penyebab dari saraf terjepit. Setelah mengetahuinya, diharapkan Anda bisa menghindari kebiasaan-kebiasaan ini.

Auto Draft

1. Terlalu Lama Menunduk

Penggunaan smartphone yang berlebihan, menyebabkan seseorang harus menunduk dalam waktu yang lama untuk melihat layar smartphonenya. Ternyata, walaupun menunduk terlihat sebagai aktivitas yang sepele.

Namun, jika dilakukan secara berlebihan akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Salah satunya, adalah saraf terjepit, terutama pada bagian saraf leher.

2. Duduk dalam Waktu yang Lama

Penyebab saraf terjepit selanjutnya adalah kebiasaan duduk yang terlalu lama. Hal ini sering terjadi, pada seseorang yang banyak bekerja sambil duduk. Kadang, karena terlalu lama dalam posisi duduk. Sampai lupa untuk melakukan peregangan atau aktivitas lain sambil berdiri.

Posisi duduk yang terlalu lama bisa menyebabkan saraf terjepit. Terutama, untuk saraf yang berada di sekitaran pinggang. Bahkan, kaki juga bisa ikut terpengaruh. Posisi duduk membuat bagian tulang belakang harus bekerja ekstra dibandingkan dengan posisi sedang berdiri.

3. Posisi Tidur di Meja

Jika Anda tertidur di atas meja dengan posisi duduk. Maka, tulang punggung Anda akan dalam posisi bengkok. Mungkin pada awal kebiasaan ini tidak ada efek yang terasa. Namun, semakin sering dilakukan posisi ini semakin tidak baik.

Terutama, bagi kondisi saraf pada tulang belakang. Lama kelamaan kemungkinan besar akan terjadi saraf terjepit. Karena, adanya pergeseran posisi cakram atau bantalan tulang.

4. Kebiasaan Merokok

Merokok sudah jelas menjadi kegiatan yang dapat merusak kesehatan. Termasuk diantaranya menjadi penyebab dari penyakit saraf terjepit. Kebiasaan merokok membuat pasokan oksigen kurang merata dan kurang menyebar ke dalam tubuh.

Termasuk oksigen yang seharusnya dikirimkan ke bagian tulang belakang. Kondisi ini, bisa menyebabkan saraf terjepit. Apabila, suplai oksigen pada tulang belakang tidak terpenuhi dalam jangka waktu yang lama.

 

Itulah berbagai kebiasaan penyebab saraf terjepit. Jika Anda sudah terkena penyakit ini, sebaiknya Anda menggunakan jasa terapi saraf kejepit sebagai solusinya.

x6zo6

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top